Sabtu, 22 Juni 2013

Surat Menyurat




Pengertian Surat Menyurat
Buku Dasar-Dasar Kesekretariatan dan Kearsipan, mengemukakan :
Surat merupakan alat komunikasi tertulis yang efektif, sebagai bahan dokumentasi penting yang sewaktu-waktu dapat dijadikan bahan bukti tertulis. (Drs. E. Martono, 1985).
Selanjutnya dalam buku Manajemen Sekretaris :
Surat adalah komunikasi tertulis yang berasal dari satu pihak dan ditujukan kepada pihak lain untuk menyampaikan warta atau pesan dengan menggunakan kata-kata yang bersifat umum dan jelas, dapat dimengerti maksud dan tujuannya serta tepat sasaran (Drs. Saiman, M.Si, 2002).
Secara umum surat adalah suatu sarana untuk menyampaikan informasi atau pernyataan secara tertulis kepada pihak lain baik atas nama pribadi (sendiri) ataupun karena kedinasan.
Surat juga merupakan wakil resmi dari yang mengirim untuk membicarakan masalah yang dihadapi. Secara singkat dapat diketemukan bahwa surat adalah alat komunikasi penting dalam tata kerja tata usaha.
Apabila terjadi hubungan surat menyurat secara terus menerus dan berkesinambungan, maka kegiatan ini disebut surat menyurat atau lazimnya korespondensi.

Jenis Surat Menyurat
Menurut Drs. E. Martono, dalam bukunya Dasar-Dasar Kesekretariatan dan Kearsipan, menyebutkan bahwa surat dapat digolongkan menjadi beberapa jenis menurut kategori tertentu, yaitu:
1. Siapa yang mengirim
    a. surat pribadi/prive, sering disebut surat keluarga yang bersifat kekeluargaan.
    b. Surat dinas pemerintahan, surat ini dikirim untuk lingkungan pemerintah.
    c. Surat dinas swasta, surat ini dikirim oleh instansi di luar instansi pemerintah, seperti;    
        oleh   perusahaan swasta, kantor swasta, yayasan, dll.
2. aktivitas yang dikandung dalam surat, dan
3. wujud surat.

Penggunaan Bahasa dalam Surat menyurat
1)      Ejaan
Ejaan meliputi penulisan huruf, penulisan kata, dan penulisan unsure serapan.
a)      Penulisan huruf
Huruf capital sebagai huruf pertama digunakan dalam penulisan unsur serapan.
  • Nama gelar (keturunan, agama, dan kehormatan), pangkat, jabatan, dan gelar akademis yang diikuti dengan nama orang. Contoh : Cut Nyak Dien, Haji Amirudin, Prof. Soetjipto.
  • Nama bahasa, suku bangsa, dan bangsa. Contoh: bahasa Jepang, suku Indian, bangsa Mesir
  • Nama tahun, bulan, hari, dan peristiwa bersejarah. Contoh. Tahun Kabisat,bulan April, har senin, dan hari Pahlawan.
b)      Penulisan Kata
Perhatikan penulisan kata-kata berikut.
  • Kata dasar merupakan kata yang berdiri sendiri. Contoh: majalah, kantor, dan kemarin
  • Kata berimbuhan merupakan kata yang mendapatkan awalan atau akhiran. Contoh: perkantoran, bacaan, dan memasak
  • Kata ulang ditulis menggunakan tanda hubung antara kata yang diulang. Contoh: surat-mnyurat, bahu-membahu, dan masak-masak.
  • Kata gabungan yang diapit oleh imbuhan, maka pemulisannya digabung. Contoh: mempertanggungjawabkan, memperjualbelikan, dan melipatgandakan.
  • Kata gabungan yang menggunakan awalan atau akhirannya saja ditulis terpisah, karena awalan dan akhirannya hanya terdapat pada salah satu kata gabungan. Contoh: beri tatahukan dan bertanggung jawab.
  • Kata majemuk penulisan dipisah jika salah satu katanya tidak berdiri sendiri, dan digabung bila sudah dianggap satu kata. Contoh: kerja sama, tanda tangan, daripada dan apabila.
  • Kata depan di,ke, dan dari yang berfungsi menunjukkan nama tempat/arah, maka penulisannnya dipisah. Contoh dari desa, ke Jakarta, dan di lemari.
  • Kata pun penulisannya dipisah dari kata yang mendahuluinya, kecuali pada kata ungkapan tetap seperti meskipun, walaupun. Contoh: saya pun dan anda pun

c)      Penulisan unsur serapan
Penulisan unsur serapan dari bahasa asing perlu diperhatikan ketentuannya.
Contoh:
Management = Manajemen               Apotheek= Apotek
Kwitantie      = Kuitansi                    Psychology= Psikologi
2)      Tanda baca
Tanda titik
Pada akhir kata singkatan, maka menggunakan satu tanda titik.
  • Satu kata yang disingkat, maka menggunakan satu tanda titik. Contoh: nomor disingkat No., jalan disingkat Jln
  • Dua kata yang disingkat, maka mengguanakn dua tanda titik. Contoh: Sarjana Teknik, disingkat S.T, sampai dengan disingkat s.d.
  • Tiga kata yang disingkat, maka pada akhir singkatan dipakai satu tanda titik. Contoh: dan kawan-kawab disingkat dkk.
Tanda koma
Tanda koma dapat digunakan untuk:
  • Memisahkan dua kalimat setara yang kalimat keduanya didahului dengan kata namun, tetapi, bahkan, melainkan, dan sedangkan.
  • Merinci hal yang lebih dari dua.
Tanda titik dua
Tanda titik dua digunakan pada akhir pernyataan yang diikuti dengan rinciannya. Tanda titik dua tidak dipakai pada akhir pernyataan yang sebelum perinciannya didahului dengan kata adalah, sebagai berikut, yaitu.
Tanda garis miring
Penulisan tanda garis miring setelah kata atau sebelum kata tidak menggunakan spasi. Contoh: organisasi/perhimpunan.

Contoh Surat Lamaran Kerja

Kepada Yth :

Bapak / Ibu Pimpinan 

Toko Elektronik Deluxior


Dengan hormat,

Berdasarkan informasi yang saya peroleh bahwa perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin saat ini memerlukan pegawai sebagai Karyawan. Oleh karena itu saya mengajukan permohonan untuk mengisi posisi tersebut.

Saya tamatan SMK, belum menikah, jujur, disiplin, berpenampilan menarik, bertanggung jawab, serta dapat bekerja sama dalam tim maupun individual.

Sebagai bahan pertimbangan bagi Bapak/ Ibu bersama ini turut saya lampirkan :
  1. Foto Copy Ijazah Terakhir  1 Lembar
  2. Pas Photo 4 x 6                  1 Lembar
  3. Foto Copy KTP                 1 Lembar
  4. Daftar Riwayat Hidup         1 Lembar
Demikianlah surat permohonan kerja ini saya buat dengan sebenar-benarnya, besar harapan saya sudilah kiranya Bapak/Ibu dapat menerima saya bekerja di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Atas perhatian Bapak/Ibu sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. 
                
 Hormat Saya,

Yowis Mutakhir


Pengertian CV

CV atau Commanditaire Vennontschap yang biasa disebut persekutuan komanditer adala
suatu Perusahaan yang didirikan oleh satu atau beberapa orang secara tanggung menanggung, bertanggung jawab secara seluruhnya atau secara solider, dengan satu orang atau lebih sebagai pelepas uang (Geldschieter), dan diatur dalam KUHD.
·         CV pada konsepnya merupakan permitraan yang terdiri dari satu atau lebih mitra biasa dan satu atau lebih mitra diam (Komanditer), yang secara pribadi bertanggung jawab untuk semua utang permitraan, dan bertanggung jawab hanya sebesar kontribusinya. Kehadiran mitra diam adalah ciri utama dari CV atau permitraan terbatas.
·         Dalam soal pengurusan Persekutuan, sekutu komanditer dilarang melakukan pengurusan meskipun dengan surat kuasa. Ia hanya boleh mengawasi pengurusan jika memang ditentukan demikian di dalam Anggaran Dasar persekutuan. Bila ketentuan ini dilanggar, Pasal 21 KUHD memberi sanksi dimana sekutu komplementer bertanggung jawab secara pribadi untuk keseluruhan.
·         Dalam CV hanya sekutu komplementer yang boleh mengadakan hubungan terhadap pihak ketiga. Jadi yang bertanggung jawab kepada pihak ketiga hanya sekutu komplementer.
Susunan dalam sebuah CV standard:
  1. Personal Information; Nama, TTL, Alamat, Status, Tinggi berat badan, suku.
  2. Education; Urut dari 2 lulusan terakhir, mulai dari yang paling baru lulus misal S1 UNS, lalu SMA, SMP, SD.
  3. Work Experience/ pengalaman
  4. Personal Skills/keahlian kompetensi teknis
  5. Pengalaman organisasi
  6. Penghargaan/ prestasi yang pernah diraih
  7. Referer anda (orang yang mereferensikan/ sebagai referensi bagi pihak perusahaan dalam croscheck tentang kebenaran CV anda).

 Contoh  CV
Surabaya, 02 Februari 2010
Kepada Yth :
HRD PT SOHO Industri
Di
Tempat
Dengan Hormat
Berdasarkan informasi yang saya terima bahwa di PT SOHOINDUSTRI yang Bapak / Ibu Pimpin membutuhkan tenaga kerja / karyawan sebagai Perawat / Nurses berdasarkan keterangan tersebut maka saya mengajukan lamaran sebagai staff perawat di Rumah Sakit Yang Bapak / Ibu pimpin.
Adapun data - data saya sebagai berikut :
Nama                        : Dewi Ningsih. S.kep. Ners
Tempat / Tgl Lahir   : Tangerang, 08 April 1985
Jenis Kelamin           : Perempuan
Agama                      : Islam
Pendidikan Terakhir : S1 Keperawatan
Alamat Sekarang      : Jl Sidodadi no 128 Rt 03 Rw 01 kel babadan kec babadan Kota  
                                    Ponorogo Jatim 64300
HP : 0857322222
Dengan ini saya mengajukan permohonan untuk dapat di terima sebagai karyawan. Sebagai bahan pertimbangan bersama ini saya lampirkan :
1. Surat permohonan
2. Daftar Riwayat Hidup
3. Foto copy Ijazah
4. Foto copy transkrip
5. Foto copy sertifikat BLS
6. Foto copy KTP
7. Pas foto 4×6 : 2 lembar
Demikian lamaran ini saya buat kiranya saya dapat di terima sebagai Perawat di PT SOHOINDUSTRI International Hospital yang Bapak / Ibu Pimpin.
Atas perhatiannya, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih
Hormat Saya
Dewi Ningsih. S.Kep. Ners
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama                         : Dewi Ningsih. S.Kep. Ners
Tempat / Tgl Lahir    : Tangerang, 08 April 1985
Jenis Kelamin           : perempuan
Agama                      : Islam
Pendidikan Terakhir : S1 Keperawatan
Alamat Sekarang      : Jl Sidodadi no 128 Rt 03 Rw 01 kel babadan kec babadan Kota Ponorogo  
                                   Jatim    64300
HP                            : 0857322222
PENDIDIKAN
1. Tamatan SD Tahun 1998 BerIjazah
2. Tamatan SMP Tahun 2001 BerIjazah
3. Tamatan SMA Tahun 2004 BerIjazah1.
4. Tamatan S1 Keperawatan Tahun 2009 BerIjazah
Demikian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya. Atas perhatiannya sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Surabaya, 02 Februari 2010
Hormat saya
Dewi Ningsih S.Kep. Ners

Sumber :
http://ecahyono.blogspot.com/2011/11/susunan-cv-job-application.html
http://www.poskerja.com/contoh-lamaran-cv/
http://tamigundar.blogspot.com/2011/04/arti-cv-perangkat-yang-di-tulis.html

Kamis, 16 Mei 2013

Tugas Laporan dan Usulan karya Ilmiah

Tugas Laporan dan Usulan karya Ilmiah

1. Laporan

Pengertian laporan adalah bentuk penyajian fakta tentang suatu keadaan atau suatu kegiatan, pada dasarnya fakta yang disajikan itu berkenaan dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada si pelapor. Fakta yang disajikan merupakan bahan atau keterangan berdasarkan keadaan objektif yang dialami sendiri oleh si pelapor (dilihat, didengar, atau dirasakan sendiri) ketika si pelapor melakukan suatu kegiatan.
 
A. Laporan Formal
Laporan formal terdiri dari:
1. Bagian Pendahuluan
Bagian pendahuluan terdiri dari:
a. Halaman judul: judul, maksud dan tujuan penulisan identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, tahun.
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/ semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Kata pengantar
f. Daftar isi
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar gambar (jika ada)
i. Daftar grafik (jika ada)
j. Abstrak (berisi uraian singkat mengenai isi laporan)
2. Bagian Isi
Uraian singkat tentang bagian ini:
a. Bab I: Pendahuluan
1) Latar belakang
2) Identifikasi masalah
3) Pembatasan masalah/ ruang lingkup penelitian
4) Rumusan masalah
5) Tujuan dan manfaat
b. Bab II: Kajian pustaka
c. Bab III: Metode penelitian
d. Bab IV: Pembahasan
e. Bab V: Penutup
3. Bagian Penutup
a. Daftar pustaka
b. Daftar lampiran
c. Indeks atau daftar istilah
B. Laporan Informal
1. Laporan kunjungan, berisi:
a. Judul laporan
b. Tujuan
c. Waktu pelaksanaan
d. Hasil yang diperoleh
2. Laporan percobaan, berisi:
a. Judul percobaan
b. Pelaksanaan (waktu dan tempat)
c. Urusan kerja
d. Data yang diperoleh
e. Kesimpulan
3. Laporan diskusi, berisi:
a. Topik
b. Moderator
c. Penyaji
d. Jumlah peserta
e. Masalah yang dibicarakan
f. Pemecahan masalah
g. Kesimpulan

2. Usulan Karya Tulis Ilmiah

1. Jenis-Jenis Karya Ilmiah

a. Makalah
Makalah adalah Tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum di  suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan.

b. Tesis
Tesis adalah jenis karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.

c. Skripsi
Skripsi adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapanagn atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.

2.Tentukan topik Penelitian

Judul PI : ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN TOKO ROTI  SHANIA BAKERY
alasan : ingin mengetahui seberapa besar pengaruh kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh toko roti shania bakery

narasumber 
1. http://faizul-myblog.blogspot.com/2012/05/pengertian-laporan.html
2. http://belajarbahasa-bahasaindonesia.blogspot.com/2012/05/laporan-formal-dan-informal.html
3. http://ryhanti.blogspot.com/2013/05/pengertian-laporan-serta-usulan-karya.html

Minggu, 21 April 2013

Pengertian dan Ciri-Ciri Hakikat Karangan Ilmiah dan Tahapan Penulisan Ilmiah



1  Pengertian  dan Ciri-Ciri Hakikat Karangan Ilmiah
“Karangan ilmiah merupakan suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isisnya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/ keilmiahannya.”—Eko Susilo, M. 1995:11
Tujuan dari pembuatan karangan ilmiah, antara lain :
  • Memberi penjelasan
  • Memberi komentar atau penilaian
  • Memberi saran
  • Menyampaikan sanggahan
  • Membuktikan hipotesa
Ciri-Ciri Karya Ilmiah

1. Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.

2. Komponen dan Substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.

3. Sikap Penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.

4. Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur

2.     Tahapan Penulisan Ilmiah
1.       COVER : Halaman judul penulisan ilmiah da disertakan identitas penulis
2.      DAFTAR ISI : Kumpulan isi-isi dari penulisan ilmiah

LEMBAR PENGESAHAN : terdiri dari nama penulis dan sumpah atas apa yang dia buat dengan sendiri ataupun tidak plagiat, surat pengesahan dari dosen pembimbing PI, dosen Penguji sidang, dan Ketua Jurusan Fakultasnya

BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Masalah
Dengan semakin besar dan marak sistem operasi platform android sekarang ini, penulis mencoba memberikan perhatian untuk lebih dapat memahami dan memaksimalkan kemajuan platform android ini.(dan seterusnya sampai ke pokok permasalahan)
1.2    Rumusan Masalah dan Batasan Masalah
Rumusan Masalah adalah pertanyaan dari penelitian terhadap objek yg di teliti.
Batasan masalah dari penulisan ini adalah jawaban dari penelitian yang terdapat dirumusan masala
1.3    Tujuan Penelitian
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membuat aplikasi rumus grammar(terdiri dari  tujuan dari penulis yang ada di penulisan ilmiah ini)
1.4    Manfaat Penelitian
1.      Manfaat Akademis : Penulisan dapat dijadikan bahan referensi bagi mahasiswa yang lain yng ingin melakukan penelitian sejenis.
2.      Manfaat Praktis : memberikan masukan kepada objek yg di teliti
1.5    Terdiri dari metode-metode penelitian yang dilakukan penulis untuk menyelesaikan penulisan     ilmiahnya
BAB II
LANDASAN TEORI
Setelah masalah penelitian dirumuskan, maka langkah kedua dalam proses penelitian (kuantitatif) adalah mencari teori-teori, konsep-konsep, generalisasi-generelisasi hasil penelitian yang dapat dijadikan sebagai landasan teoritis untuk pelaksanaan penelitian (menceritakan sejarah dan pembuatan aplikasi serta keggunaan aplikasi yang digunakan.

2.1 Kerangka Teori
Bagian ini berisikan berbagai pengertian dan pemahaman mengenai teori yang benar-benar relevan dengan topik dan variabel.

2.2 Kajian Penelitian Sejenis
Bagian ini berisikan kajian peneliti terhadap hasil-hasil penelitian sejenis atau penelitian yang memiliki kesamaan topik atau variabel dengan topik atau variabel yang sedang dan akan diteliti oleh peneliti.

2.3 Alat Analisis
Bagian berisi penjelasan rinci (rumus, formulasi, langkah-langkah perhitungan, dsb). Mengenai berbagai alat analisis deskriptif dan kuantitatif yang akan digunakan dalam analisis masalah/pembahasan.
    
BAB III
METODE PENELITIAN
Sebagian isi yang diambil dari BAB 1 PENDAHULUAN yang di uraikan kembali

           3.1 Objek Penelitian
                 Menjelaskan ‘profil singkat’ seperti nama, tempat, dan atribut lain dari objek yang akan diteliti.

           3.2  Data/Variabel
                 Menjelaskan data atau variabel-variabel yang akan digunakan dalam penelitian. Dalam bagian ini  
             Dapat dijelaskan nama variabel, jenis variabel, sampai dengan simbol/notasi variabel yang akan        
            digunakan.


          3.3 Metode Pengumpulan Data/Variabel   
    Menjelaskan cara-cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data/variabel yang telah  
                disebutkan di bagian sebelumnya.


          3.4 Hipotesis
                Bagian ini menjadi optionel, disesuaikan dengan tujuan, jenis penelitian, serta kemampuan masing-
             masing peneliti. Berisikan pernyataan (tentu saja relevan dengan rumusan dan tujuan penelitian) yang
             akan dibuktikan kebenarannya.


           3.5 Alat Analisis Yang Digunakan
                 Berisikan metode kualitatif dan kuantitatif yang akan digunakan peneliti dalam pembahasan dan  
                 dalam rangka mencapai tujuan penelitian yang telah diterapkan.

  
BAB IV
PEMBAHASAN
Isi dari penulisan ilmiah terhadap objek yang di teliti oleh penulis atau peneliti untuk di jadikan sebuah berita yang akurat.

4.1 Data dan Profile Objek Penelitian
Bagian berisikan data dan profile singkat objek penelitian.

4.2 Hasil Penelitian dan Analisis/Pembahasan
Dalam bagian ini, peneliti mulai menyajikan data dan hasil penelitian dan mulai menganalisis secara deskriptif (dengan tabel, grafik, flow, dan sejenisnya) serta mengkombinasikannya dengan analisis kuantitatif yang telah disebutkan dibagian sub-bab 1.5.5.

4.3 Rangkuman Hasil Penelitian
Berbeda dengan kesimpulan, bagian ini berisi rangkuman hasil penelitian, yang umumnya dapat disajikan dalam tabel ringkasan hasil. 
 
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
penulis memberikan kesimpulan dari apa yang dia buat
Saran
penulis memberikan saran apa yang telah di buat penulisan ilmiah

5.1 Kesimpulan
                  Bagian ini berisikan kesimpulan dari hasil penelitian peneliti, yang pada prinsipnya merupakan  
                  jawaban dari pertanyaan penelitian yang ada.


           5.2 Saran 
                Isi yang ada pada bagian ini harus diprioritaskan pada saran terhadap butir-butir kesimpulan yang 
                ada.


           5.3 Keterbatasan Penelitian (optional)
              Untuk beberapa kasus materi penelitian, bagian ini dapat digunakan untuk menyampaikan  berbagai
              keterbatasan yang ada dalam penelitian.

 
Lampiran
terdiri dari Lampiran listing-listing program dan lampiran gambar-gambar program aplikasi yang di bentuk
Daftar Pustaka
terdiri dari sumber-sumber pengetahuan yang dibuat di penulisan ilmiah